Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Dukung Program Pertanian Dan Pariwisata, 12.000 Pohon Kopi Arabika Bakal Hiasi Mahawu

Penulis : Judy Tarek

Makasiow.com, Tomohon – Penanaman kopi Arabika Mahawu dengan metode agroforestry untuk pengembangan pariwsata, di nilai tepat dan penting karena bertujuan untuk menyediakan lapangan pekerjaan produktif dan berkelanjutan bagi para pengangguran dan setengah pengangguran.

Walikota Tomohon Caroll J.A. Senduk, SH yang turut dalam kegiatan penanaman, memberi apresiasi kepada segenap stakeholder terutama kepada redo coffe yang secara aktif dan partisipatif menopang dan mendukung program – program Pemerintah Kota Tomohon dalam misi peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor dan menjadikan Tomohon sebagai kota wisata dunia.

“Hal ini tentunya telah menjadi komitmen kami selaku pemerintah untuk terus berupaya mengembangkan berbagai metode dan cara yang tepat membangun Kota Tomohon dengan melibatkan para stakeholder dan seluruh komponen masyarakat yang ada, dengan demikian ini akan berimplikasi pada penyediaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kota Tomohon,” ujar Walikota dalam kegiatan penanaman perdana yang berlokasi di Tanah Misi Keuskupan Manado Jalan Mahawu, Kamis, (8/4/2021).

Pada kesempatan itu, Walikota pun mengajak kepada kita semua, lebih khusus petani dan pengusaha kopi, untuk menyadari ciri khas Kota Tomohon sebagai kota yang memiliki dimensi pertanian dan kepariwisatannya yang menonjol dan sangat potensial, dimana sekitar 70 % sumber pendapatan masyarakatnya berasal dari sektor pertanian.

“Hal ini membuktikan bahwa pengembangan perekonomian kota kedepan tetap berada ditangan masyarakat itu sendiri,” ungkapnya.

Menurut Caroll, melalui dukungan agroekosistem dan potensi lahan yang baik maka salah satu potensi pertanian yang dapat dikembangkan oleh masyarakat Kota Tomohon adalah tanaman kopi, yang memiliki keterkaitan lintas sektor dan membangkitkan multiplier effect yang signifikan bagi tumbuhnya mata rantai usaha, menciptakan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, pelestarian lingkungan hidup dan kepariwisataan.

Sementara itu, Wakil Walikota Wenny Lumentut menantang pengelola dengan memberi reward apabila benar lahan umat ini ditanami 12 ribu pohon kopi.

“Saya akan datang lihat langsung tanggal 8 April 2022 dan jangan lupa saat sudah menghasilkan, harus diberi nama Kopi Mahawu,” seru Lumentut.

Di kesempatan itu Uskup Keuskupan Manado Yang Mulia Mgr. Benedictus E.R. Untu, MSC yang hadir memberi sambutan berharap kiranya lahan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh umat sehingga dapat membantu meningkatkan perekonomian umat di paroki ini, tanah misi seluas 12 hektar ini merupakan aset Keuskupan Manado sudah sejak tahun 1929.

Hadir dalam giat tersebut; Mewakili Gubernur Provinsi Sulut Olly Dondokambey, SE Kadis Kehutanan Daerah Provinsi Sulut Rainer Dondokambey, S.Hut, Kadis Pertanian dan Perikanan Daerah Kota Tomohon Steven Waworuntu, SSTP, Pastores, Umat Katolik Stasi Rurukan Paroki Roh Kudus Tomohon, serta Founder Redo Coffe Ril Ogi. (***/Jt)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *