Makasiow.com, Manado – Dalam memperingati Ulang Tahun Kota Manado yang ke- 398, Pemerintah Kota Manado menggelar rapat luar biasa bertempat di ruangan Paripurna DPRD Kota Manado, Rabu (14/7/2021).

Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Manado, Aaltje Dondokambey dan dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Ketua dan Wakil DPRD Provinsi Sulut beserta jajaran. Altje Dondokambey dalam penyampaiannya sedikit menjelaskan secara singkat tentang ditetapkannya hari lahir Kota Manado.
” Dalam mempertahankan kemerdekaan,ada peristiwa peristiwa Merah Putih yankni pada tanggal 14 Februari 1946, di mana putra daerah ini bangkit dan menentang penjajahan Belanda” tutur Aaltje Dondokambey.
Dalam sambutan Walikota Manado juga menyampaikan puji syukur bisa kita sama – sama memperingati Hut Kota Manado yang ke-398. Tak lupa berterima kasih kepada Masyarakat bisa mempercayakan untuk memimpin Kota Manado.
Walaupun dalam masa pandemi Covid -19 ini, Walikota Andre Angow juga menyampaikan bahwa dalam memajukan Kota Manado, ada bebeapa program unggulan untuk kesejahteraan kepada masyarakat.
Untuk menghadapi pandemi ini, Andre Angow menyampaikan tentang peningkatan Vaksinasi kepada masyarakat. Karena secara presentase, Kota Manado adalah kota tertinggi masyarakat yang melakukan Vaksinasi.
Dalam penanganan sampah Pemerintah Kota memberi perhatian khusus untuk TPA Sumompo dan memastikan beroprasi dengan sempurna. Karena menurut Walikota Andre Angow, itu adalah jantung permasalahan sampah Kota Manado. Jika jantung rusak, maka akan berdampak tidak baik kedepan nanti. Berterima kasih juga kepada Gubernur Sulut telah memperjuangkan TPA Ilo – Ilo menjadi salah satu solusi untuk penanganan masalah Persampahan. Tak lupa juga mengingatkan untuk membuang sampah pada tempatnya dan pada jam yang sudah ditentukan.
Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam penyampaiannya, bliau menjelaskan sedikit sejarah tentang Manado disebut sebagai Kota Pejuang. Tak lupa juga Gubernur memberikan suport kepada Walikota dan Wakil Walikota dalam menjalankan Pemerintahan dalam kondisi seperti ini. Gubernur juga memaklumi karena tidak semua bisa hadir dalam Paripurna tersebut, mengingat situasi yang tidak memungkinkan.
Paripurna juga dihadiri oleh Ketua dan Wakil DPRD Provinsi Sulut, Tim Penggerak PKK Kota Manado dan pengurus, Sekretaris Daerah Kota Manado, Para Pimpinan tinggi Pratama dan para undangan lainnya. ( D R )














