Makasiow.com, Manado – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Utara, Selasa (08/03/2022) kemarin, mengadakan kegiatan pelantikan pengurus definitf.
Pelantikan pengurus HIPMI tersebut disambut dengan antusias Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sulut, Rio Dondokambey.
Menurutnya, Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Sulut periode 2022-2025 yang diharapkan bersinergi dengan Kadin Sulut. Ini dalam rangka memaksimalkan upaya memajukan sektor ekonomi Sulut dan memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Kadin Sulut sudah sejak lama menantikan momentum ini. Saatnya HIP dan Kadin sama-sama berkoordinasi untuk turun menjaring pengusaha-pengusaha muda di Sulut,” ucap Rio Dondokambey.
Ia menilai, HIPMI memiliki daya tarik di kalangan pengusaha milenial. Sehingga hal itu jadi kesempatan yang dibutuhkan untuk mengembangkan potensi ekonomi Sulut. Sebab, peningkatan, semakin banyak UMKM yang terlibat, maka tujuan tersebut akan semakin cepat terwujud.
“Kadin memiliki keterbatasan tersendiri dalam mendekati anak-anak muda. Karena notabenenya mereka lebih tertarik pada lingkungan yang menyenangkan. Intinya yang identik dengan aktivitas anak muda. Dan itu ada di HIPMI,” ungkap Rio yang juga Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulut.
Sementara itu, Natanael Pepah yang dilantik sebagai Ketua HIPMI Sulut, dalam sambutannya mengungkapkan visi dan misi yang sama soal itu. Ia menyebut, salah satu fokus kerja mereka adalah mengoptimalkan potensi pelaku UMKM Sulut.
“HIPMI adalah rumah bagi pengusaha muda, terlebih khusus pelaku UMKM. Merekalah yang harus kita berdayakan untuk memperkuat ekonomi Sulut,” ujarnya dalam pelantikan tersebut.
“Kita akan mulai bekerja dan fokus pada hal itu. Kita bangun ekonomi Sulut mulai dari anak mudanya. Stigma anak muda yang suka diremehkan akan kita tepis dengan kerja-kerja kita. Kita akan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulut dan stakeholder yang ada untuk mewujudkan hal ini,” lanjut Pepah.
Menurutnya, salah satu cara mengembangkan UMKM Sulut adalah dengan membesarkan produk-produk lokalnya. “Kita harus bisa membangun produk lokal di Sulut. Inilah peran kita untuk memberdayakan ekonomi Sulut,” jelas Ketum HIPMI Sulut itu.
“Meskipun Pandemi Covid-19 belum usai, justru pada momentum inilah kemampuan kita sebagai pengusaha muda diuji,” pungkas Pepah yang juga ketua KNPI Manado.
Duet Kadin dan HIPMI Sulut ini diharapkan mampu membuat perbedaan di tengah himpitan sektor ekonomi yang melanda pengusaha dan masyarakat selama pandemi. ( *** /jud)














