Manado, Makasiow News — Komisi Saksi Nasdem Sulawesi Utara pada 2019, akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat di kalangan pemerhati pemilu.
Karena adanya beberapa oknum yang namanya tertera dalam Surat Keputusan (SK) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Nasdem Sulut bernomor: 002-SK/DPW-Nasdem Sulut/II/Sulut yang telah beredar, masuk kedalam jajaran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).
Sedangkan syarat masuk Komisi Saksi Nasdem adalah terdaftar sebagai kader Partai Nasdem dibuktikan dengan kartu tanda anggota (KTA).
Bertolak belakang dengan syarat menjadi anggota Bawaslu yakni tidak terlibat partai politik sekurang-kurangnya selama 5 tahun terakhir.
Dasar hukumnya, Pasal 117 huruf (i) UU Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum, yang berbunyi: “Syarat untuk menjadi calon anggota Bawaslu, Bawaslu Provinsi, Bawaslu Kabupaten/Kota, Panwaslu Kecamatan dan Panwaslu Kelurahan/Desa, serta Pengawas TPS adalah: (i) mengundurkan diri dari keanggotaan partai politik sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun pada saat mendaftar sebagai calon.”
Berikut struktur lengkap KSN Nasdem Sulut berdasarkan SK tersebut yang ditanda tangani Ketua DPW Nasdem Sulut, Maximilian Lomban dan Sekertaris, Victor Mailangkay, pada waktu itu.
– Ketua KSN Sulut, Fendy Ratulangi, SH, MH.
Fendy saat ini masuk Daftar Calon Sementara (DCS) Anggota DPRD Sulut dari Partai Nasdem untuk Dapil Minahasa-Tomohon dan pernah menjadi Ketua Tim Kuasa Hukum Felly Runtuwene, saat berhadapan dengan Bawaslu Minahasa, pada sengketa pelanggaran administrasi tahun 2019.
Fendy juga pernah ikut seleksi Bawaslu Minahasa untuk periode 2018-2023.
– Wakil Ketua KSN Sulut sekaligus Ketua Biro Advokasi dan Hubungan Antar Lembaga, Jack Budiman, SH
Jack Budiman pada seleksi Bawaslu Kota Tomohon untuk periode 2023-2028 nyaris terpilih. Ia masuk 6 besar.
Sebelum terlibat di KSN, dirinya merupakan Ketua Panwas Pilkada Kota Tomohon pada periode 2014-2015 dan 2017-2018. Pernah lolos 6 besar seleksi Bawaslu Tomohon 2018-2023.
Dan ia juga pernah tergabung Tim Kuasa Hukum, Felly Runtuwene.
– Sekertaris KSN Sulut sekaligus Ketua Biro Pendidikan dan Pelatihan, Fentje Bawengan, S.Sos, M.AP
Fentje Bawengan diketahui saat ini bekerja sebagai Tenaga Ahli SDM dan Umum Bawaslu RI.
Ia juga pernah menjabat sebagai Panwas Pilkada Minahasa, Panwaslu Minahasa dan Tenaga Ahli Bawaslu Sulut, serta pernah juga lolos seleksi 6 besar Bawaslu Manado 2018-2023.
Fentje juga pernah terlibat dengan Tim Kuasa Hukum, Felly Runtuwene.
– Bendahara KSN Sulut sekaligus Ketua Biro Pengolahan Data dan Teknologi Informasi, Winsi Kuhu, S.IP, M.I.Pol
Winsi Kuhu yang kini menjadi sorotan, karena merupakan Anggota Bawaslu Kalimantan Tengah periode 2022-2027.
Kuhu pernah bekerja sebagai Tenaga Ahli Bawaslu Sulut dan Panwaslu Minahasa Selatan.
Dan pernah juga bergabung dengan Tim Kuasa Hukum Felly Runtuwene dan terakhir sebagai Tenaga Ahli DPR RI (A-390) Fraksi Nasdem.
– Ketua Biro Keanggotaan dan Kaderisasi KSN Sulut, Tonny Salindeho, S.Pds.
Tonny Salindeho juga finish 6 besar seleksi Bawaslu Kabupaten Sangihe untuk periode 2023-2028. Sebelumnya juga lolos 6 besar seleksi di kabupaten yang sama untuk periode 2018-2023.















