Minahasa Utara, Makasiow News – Pemuda Energi Indonesia bersama sejumlah pemuda Sulawesi Utara melaksanakan Program Desa Berdaya Energi 2023.
Program yang dilaksanakan adalah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS Hybrid) 3 KW sebagai Rumah Edukasi Energi di kepulauan terluar Sulawesi Utara bersama PT PLN Persero.
Pemuda Energi Indonesia juga berkolaborasi dengan beberapa organisasi dan lembaga mahasiswa yaitu Fakultas Teknik Unsrat, FMIPA Unsrat, Fakultas Hukum Unsrat, Unika De La Salle Manado, UNIMA, UKIT Tomohon, Unsrat IT Comunity (UNITY), Duta Sulut Aman (DSA), Himpunan Mahasiswa Elektro Unsrat (HME UNSRAT) dan Masyarakat Desa Nusantara.
Program tersebut dilaksanakan selama delapan hari, dimulai pada Kamis, (21/09/2023) hingga Kamis, (28/09/2023).
Terpantau media ini, bahu membahu para pemuda tersebut serta membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai wujud pegabdian masyarakat.
Dalam program tersebut dilaksanakan juga dialog Kebangsaan bersama warga pulau Mantehage.
Diketahui Pemuda Energi Indonesia memasang PLTS untuk memaksimalkan aktivitas pelayanan publik di kantor desa, Penyedian Air Bersih dan Peningkatan Pariwisata Pulau Mantehage.
Sebelumnya pelayanan masyarakat di Pulau Mantehage terhambat karena listrik yang hanya menyala pada Jam 17.00 WITA – 01.00 WITA.
Pada Dialog Kebangsaan yang menjadi pemantik adalah Dir Intelkam Polda Sulawesi Utara Kombespol Dr. Albert H. Sihombing, SH, MH didampingi oleh Ketua Umum Pemuda Energi Indonesia Erwin Damanik ST.
Pada kesempatan tersebut, Erwin Damanik selaku Founder Pemuda Energi Indonesia menyampaikan terima kasih kepada Polda Sulut yang disampaikan oleh Dir Intelkam telah hadir langsung ke pulau Mantehage untuk melihat kondisi kehidupan mesyarakat kepulauan terluar.
“Terima kasih pak Dir, telah datang mengunjungi dan melihat program pemasangan PLTS,” kata Erwin.
Salah seorang Tokoh masyarakat yang merupakan ketua PKK desa Tinongko ibu Laurensi Tatawung mengucapkan rasa terima kasih atas PLTS yang dibangun pemuda Energi Indonesia bersama PT PLN Persero.
Kami sangat terkesan kepada adik-adik pemuda Energi Indonesia dan seluruh Relawan Desa Berdaya Energi 2023 yang punya semangat hadir untuk membantu menyediakan listrik 24 jam di pulau Mantehage, walaupun masih muda dan penuh keterbatasan tapi kok bisa melakukan hal sebesar ini, dimana para pemuda bisa membantu lewat pemasangan PLTS di Mantehage,” Tatawung.
Lebih lanjut, Lexi Daondo selaku pengurus Bumdes desa Buhias mengatakan bahwa PLTS yang dipasang pasti bisa mendorong usaha desa.
“Dengan adanya listrik, dapat membangun/melakukan perubahan-perubahan dan peyedian air bersih untuk masa depan masyarakat yang lebih baik,” tutupnya.
Lebih lanjut Erwin Damanik mengungkapkan, pemasangan PLTS akan membantu dan mengedukasi para pemuda dan masyarakat tentang pemanfaatan energi terbarukan di kepulauan terluar dan desa tertinggal (3T)
Dialog tersebut mencakup Hukum tua Desa Tinongko Jopy Balaati, Hukum Tua desa Buhias Yonas Baret dan para perangkat dari dua desa dan masyarakat pulau Mantehage serta para pemuda Sulawesi Utara yang menjadi relawan pada kegiatan Desa Berdaya Energi tersebut.
(Stefanus Goni)















