Tomohon, Makasiow.com – Dalam rangka memperingati HUT ke-79 Palang Merah Indonesia (PMI), Kota Tomohon menjadi tuan rumah apel gabungan yang melibatkan pengurus PMI Provinsi Sulawesi Utara, pengurus PMI kabupaten/kota, serta relawan se-Sulawesi Utara. Acara tersebut digelar di Rumah Dinas Walikota Tomohon pada Rabu, (18/09/2024) dan dihadiri oleh berbagai unsur penting dalam organisasi kemanusiaan ini.
Walikota Tomohon Caroll Senduk diwakili oleh Ketua PMI Kota Tomohon Ibu drg. Jeand’Arc Senduk-Karundeng selaku Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan, menekankan pentingnya peran PMI dalam pelayanan masyarakat. “kiranya apel gabungan saat ini akan semakin menggairahkan spirit dan semangat pengabdian kepada pengurus dan anggota PMI se-sulawesi utara untuk terus berkarya, semangat melayani dan semangat memberikan yang terbaik bagi proses pembangunan di provinsi sulawesi utara terlebih khusus di Kota Tomohon,” ujarnya.
Selanjutnya, Jeand’Arc menyampaikan harapannya agar peringatan HUT PMI ini dapat meningkatkan semangat pengabdian para pengurus dan relawan PMI di seluruh Sulawesi Utara. “saya mengajak kita sekalian untuk dapat berbuat sesuatu yang bermakna bagi bangsa dan negara serta mengukir prestasi dan karya bagi pembangunan di sulawesi utara bahkan di Kota Tomohon, terlebih dalam menciptakan anggota PMI yang bermoral, beretika dan rela berkorban tanpa mengharapkan sesuatu,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kemandirian dan profesionalisme dalam menjalankan misi PMI. “PMI harus mampu menjadi pelopor dalam peningkatan pembangunan, baik nasional maupun daerah, dengan tetap menjaga keluhuran sikap dan bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan,” imbuhnya.
Pada kesempatan ini, Ketua PMI Sulawesi Utara Ibu Annie Dondokambey, SH, MH., turut hadir bersama pengurus PMI provinsi, kabupaten/kota, KORPS Sukarela PMI Kota Tomohon, serta sejumlah undangan lainnya. Apel gabungan ini menjadi momentum refleksi atas kontribusi PMI dalam berbagai peristiwa sosial dan bencana alam, di mana peran PMI selalu hadir memberikan bantuan tanpa pamrih.
Acara ditutup dengan ajakan untuk terus menjaga semangat pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat tanpa mengharapkan imbalan apapun. “Mari kita berbuat sesuatu yang bermakna bagi bangsa dan negara, serta mengukir prestasi bagi pembangunan di Sulawesi Utara dan Kota Tomohon,” pungkasnya.















