Connect with us

Hi, what are you looking for?

Artikel

Kursi 11A: Kisah Satu-Satunya Penyintas dari Tragedi AI171

Manado, Makasiow.com – Vishwash Kumar Ramesh tidak pernah membayangkan bahwa perjalanan pulangnya dari India akan menjadi awal dari kisah bertahan hidup yang luar biasa. Duduk di kursi 11A, tepat di samping pintu darurat pesawat Air India AI171, pria berkewarganegaraan Inggris berusia 40 tahun ini menjadi satu-satunya penumpang yang selamat dari kecelakaan tragis yang menewaskan seluruh penumpang dan awak pesawat lainnya.

Pesawat Boeing 787-8 Dreamliner itu lepas landas dari Ahmedabad pada 12 Juni 2025 dini hari. Namun hanya dalam waktu kurang dari satu menit, pesawat mengalami kegagalan teknis yang belum diketahui penyebab pastinya, disusul bunyi ledakan keras. Tak lama kemudian, pesawat menghantam tanah, menimbulkan kebakaran besar yang membakar sebagian besar badan pesawat.

Vishwash, yang terbangun dari ketidaksadaran di tengah reruntuhan kabin yang hangus, menggambarkan suasana penuh kekacauan dan kematian. “Saat saya membuka mata, ada tubuh-tubuh tergeletak di sekeliling. Saya hanya tahu saya harus bergerak cepat,” ujarnya dalam wawancara singkat dari tempat perawatannya di Civil Hospital, Asarwa.

Keberadaan kursi 11A, yang berada di sebelah pintu darurat, menjadi faktor kunci dalam keselamatannya. Dalam insiden ini, pintu darurat terlepas akibat benturan, menciptakan celah yang memungkinkan Vishwash melompat keluar beberapa detik sebelum ledakan besar melanda.

Kondisinya kini dilaporkan stabil, meskipun mengalami luka di dada, mata, dan kaki. Penyelamatan Vishwash menjadi satu-satunya titik terang dari kecelakaan mematikan ini yang mengguncang dunia penerbangan India dan internasional.

Penyelidikan masih berlangsung dengan melibatkan tim gabungan dari India, Amerika Serikat, dan Inggris. Fokus utama adalah pada kemungkinan kerusakan sistem mesin ganda, kesalahan teknis pada sistem flap, atau bahkan tabrakan dengan kawanan burung. Kedua kotak hitam pesawat telah ditemukan dan tengah dianalisis laporan awal diharapkan akan keluar pertengahan Juli 2025.

Menariknya, kisah Vishwash telah memunculkan tren baru: peningkatan minat terhadap pemilihan kursi dekat pintu darurat dalam penerbangan komersial. Beberapa maskapai bahkan mencatat adanya lonjakan permintaan khusus untuk kursi baris keluar (exit row).

Namun, di balik fenomena viral ini, tersimpan pelajaran keras tentang keselamatan penerbangan, respons cepat, dan pentingnya tata letak kabin. Vishwash Kumar Ramesh bukan hanya satu-satunya yang selamat, tapi juga saksi bisu dari bagaimana takdir, posisi duduk, dan keberanian pribadi bisa menentukan antara hidup dan mati dalam hitungan detik.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *