Connect with us

Hi, what are you looking for?

Minahasa

Wapres Gibran Tinjau Lokasi Terdampak Gempa di Minahasa, Pemprov Sulut Percepat Pemulihan

Minahasa, 7 April 2026 Gubernur Sulawesi Utara mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka dalam kunjungan kerja ke Desa Tateli dan Desa Rumengkor, Kabupaten Minahasa, pada 7 April 2026. Kunjungan ini merupakan bagian dari respons pemerintah pusat terhadap dampak gempa bumi berkekuatan 7,6 magnitudo yang melanda wilayah Sulawesi Utara.

Gubernur menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang terdampak bencana, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

“Kunjungan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah pusat, sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto agar negara hadir dan hadir tepat sasaran di tengah situasi sulit pasca terjadinya gempa berkekuatan 7,6 magnitudo yang mengguncang daerah kami,” ujarnya.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, rombongan meninjau langsung kediaman almarhumah Deitje Lahia di Desa Tateli yang menjadi korban jiwa akibat runtuhnya bangunan saat gempa terjadi. Selain itu, Wakil Presiden bersama Gubernur juga meninjau kondisi Gereja Katolik di Desa Rumengkor yang mengalami kerusakan.

Gubernur menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah pusat dalam memberikan perhatian kepada masyarakat terdampak.

“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas perhatian cepat yang ditunjukkan oleh Bapak Wakil Presiden. Kehadiran beliau membawa kekuatan semangat dan dukungan yang sangat berarti bagi keluarga korban maupun seluruh warga Sulawesi Utara yang sedang berduka maupun terdampak,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga melaporkan kondisi terkini di lapangan serta langkah-langkah penanganan yang telah dilakukan, termasuk distribusi bantuan dan penanganan darurat bagi masyarakat terdampak.

“Bersama tim, saya juga melaporkan kondisi riil di lapangan serta langkah-langkah penanganan yang telah dilakukan,” ujarnya.

Pemerintah pusat dan daerah turut menyerahkan santunan belasungkawa serta bantuan kepada keluarga korban sebagai bentuk dukungan dalam masa pemulihan.

“Bersama Bapak Wakil Presiden, kami juga menyerahkan santunan belasungkawa serta bantuan untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” katanya.

Gubernur menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintah akan bekerja secara terpadu dalam menangani dampak bencana, mulai dari fase tanggap darurat hingga proses pemulihan.

“Saya menegaskan kembali, sesuai arahan yang disampaikan, seluruh jajaran pemerintah provinsi dan daerah akan bekerja secara terpadu, mulai dari penanganan darurat hingga tahap pemulihan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keselamatan masyarakat dan pemulihan fasilitas publik menjadi prioritas utama agar aktivitas sosial dan ekonomi dapat segera kembali normal.

“Keselamatan warga serta perbaikan fasilitas publik menjadi prioritas utama kami agar kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat dapat pulih kembali secepatnya,” katanya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergotong royong dalam proses pemulihan pascabencana.

“Mari kita terus bergerak dan bergotong royong membangun kembali Sulawesi Utara yang lebih tangguh,” ujarnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *