
Makasiow.com, Tomohon – Acara keagamaan umat Kristiani dalam memperingati Wafatnya Isa Almasih atau Jumat Agung yang berlanjut hingga Hari Raya Paskah sebentar lagi akan dirayakan, Sementara peristiwa teror Bom yang terjadi di Gereja Katedral Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (28/03) kemarin masih saja gempar ditengah masyarakat.
Hal ini mendapat perhatian khusus bagi TNI/POLRI sebagai peran Pertahanan dan Keamanan Negara.
Komandan komando Distrik Militer (Dandim) 1302 Minahasa Letnan Kolonel Inf Herbeth Andi Amino Sinaga SIP, yang mempayungi wilayah Kota Tomohon sebagai wilayah territorial kewilayaan TNI, mengungkapkan bahwa pihaknya akan bersinegri dengan Polri, dalam hal ini Polres Kota Tomohon.
“Saya dengan Kapolres Kota Tomohon, sudah berkoordinasi, setiap ada kegiatan even (keagamaan) besar kita akan patroli, nanti setiap gereja akan ada anggota Kepolisian bersama anggota TNI,” ungkap Dandim Sinaga saat diwawancarai seusai mengikuti kegiatan pengukuhan pengurus forum kerukunan umat beragama dan badan kerjasama antar umat beragama, bertempat di Gereja Sion Tomohon, Rabu (31/03/2021).
Dandim mengatakan, TNI All Out dalam pengamanan ini yaitu akan mengerahkan semua kemampuan yang ada untuk backup pengamanan itu.
“Semua!! Saya sudah telpon kepada Kapolres Minahasa, Kapolres Tomohon, Kapolres Mitra, Kapolres Minsel, saya sudah bahas lagi bersama Pak Kapolres Tomohon untuk mengadakan apel siaga besok untuk membackup menjelang tiga hari suci,” terang Dandim.
Menurut Dandim tindakan ini merupakan pencegahan lebih lanjut, cegah dini dan deteksi dini. Dandim pun menerangkan bahwa peran masyarakat juga itu harus ada, artinya apabila menemukan orang atau kegiatan yang tidak awam bagi kita, contoh biasanya orang atau teroris tinggalnya di kos-kosan atau di kontrakan, kos-kosan dan kontrakan itu harus di cek siapa yang ada ataupun yang datang,
“Hukumtua harus aktif, camat harus aktif, Babinsa juga membackup, Bhabinkamtibmas juga membackup, jadi bukan hanya TNI/Polri, semuanya harus,” tegas Dandim
Dandim mengatakan sudah berkoordinasi dengan Pemkot.
Dandim juga mengungkapkan masyarakat jangan takut, karena jika takut justru hanya akan membuat senang para teroris itu
“Tidak usah takut, tapi tetap harus waspada, maka dari itu saya minta kepada seluruh warga masyarakat waspadai orang yang tidak awam dan kegiatan yang tidak awam,” himbau Dandim
Dandim melanjutkan, “tidak usah khawatir tidak usah takut. Makanya warga harus berperan aktif, terutama kepala-kepala lingkungan,” andas Dandim Herbeth Andi Amino Sinaga SIP.
(Judy Tarek)














