
Manado, Makasiow News — Proses Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 baru memasuki tahapan awal.
Setelah peserta pemilu ditetapkan, kini sedang dalam proses penyusunan daftar pemilih, namun syahwat para elit politik makin tidak terkendali.
Hal ini disampaikan, Pengamat Politik, Ferry Liando, kepada media ini, Selasa (28/2/2023).
“Seolah-olah nafsu untuk berkuasa dan menduduki jabatan tak dapat ditahan lagi, padahal tahapan kampanye baru akan dimulai 28 November 2023,” ujar Ferry Liando.
Ia pun menambahkan, terkesan saat ini sejumlah partai politik tanpa malu sudah mulai berkampanye.
“Sejumlah elit belum juga ditetapkan sebagai calon Presiden, makin gesit berkunjung ke daerah-daerah untuk menarik simpati,” ucapnya.
Bahkan tambahnya, para pengurus parpol tanpa kendali mulai saling menyerang satu sama lain, serta media juga mulai terkesan mengadu domba antara parpol satu dengan parpol yang lain.
“Kita menyaksikan debat-debat di televisi tanpa memiliki nilai edukasi, tanpa disadari debat para aktor ini mulai memicu polarisasi di masyarakat,” katanya.
Dosen Kepemiluan Unsrat Manado ini, mengatakan lagi, terkesan menuju pemilu 2024 makin liar tanpa kendali.
“Sepertinya pemilu 2024 hanya akan menjadi ajang saling rebutan jabatan para aktor-aktor politik dan tidak akan memberikan makna apa-apa bagi masyarakat,” pungkasnya.
(dede)















