Manado, Makasiow.com – Harga emas global kembali mencetak rekor tertinggi setelah melampaui angka $3.100 per troy ounce pada 31 Maret 2025. Kenaikan ini dipicu oleh kombinasi faktor ekonomi global, kebijakan perdagangan, dan meningkatnya permintaan dari bank sentral.
Faktor Pendorong Lonjakan Harga
- Kebijakan Tarif AS
Pengumuman tarif baru oleh Presiden AS Donald Trump memicu ketidakpastian pasar dan meningkatkan kekhawatiran akan eskalasi perang dagang. Investor berbondong-bondong mengalihkan aset mereka ke emas, yang selama ini dikenal sebagai instrumen investasi aman (safe haven). - Aksi Bank Sentral
Beberapa bank sentral dunia terus meningkatkan cadangan emasnya dalam beberapa bulan terakhir. Langkah ini membuat permintaan terhadap logam mulia melonjak dan mendorong harga ke level tertinggi dalam sejarah. - Ketidakpastian Ekonomi Global
Perlambatan ekonomi global dan ketegangan geopolitik yang meningkat membuat investor mencari perlindungan dalam bentuk emas. Logam mulia ini dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakstabilan finansial.
Dampak di Indonesia
Lonjakan harga emas dunia turut berdampak pada pasar domestik. Pada 2 April 2025, harga emas Antam di Pegadaian mengalami kenaikan signifikan, mengikuti tren global. Investor lokal mulai mempertimbangkan kembali strategi investasi mereka di tengah ketidakpastian ekonomi.
Post Views: 8















