“Sulawesi Utara Ini sangat dekat dengan negara-negara maju di Asia, makanya kenapa menjadi sangat relevan buku Dr. Sam Ratulangi, tentang posisi strategis Provinsi Sulawesi Utara. Makanya mengapa kita membuat suatu target bagaimana cara menerebos, karena kalau kita lakukan ini, akan sangat berdampak positif bagi Indonesia. Akan lebih banyak investasi masuk ke Sulawesi Utara, menjadi klaster pembangunan baru. Itu sasaran kita mengedepankan Sulawesi Utara menjadi pintu gerbang Indonesia di Asia-Pasifik.”
Olly Dondokambey, Gubernur Sulawesi Utara-Indonesia
———————————————————————-
Sulawesi Utara menjelma menjadi daerah dengan pembangunan tercepat dalam kurun waktub 5 tahun belakangan ini. Sederet pembangunan Super Prioritas Nasional yang masuk, membuat Sulawesi Utara seakan berlari mengejar ketertinggalan dari daerah-daerah maju lainnya di Indonesia.
Hal ini sejalan dengan Visi Pembangunan Sulawesi Utara yang termuat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026, “Sulawesi Utara maju dan sejahtera sebagai pintu gerbang Indonesia di Asia Pasifik”, dengan Misi, Peningkatan kualitas manusia Sulawesi Utara; Penguatan ekonomi yang bertumpu pada industri pertanian, perikanan, pariwisata dan jasa; Pembangunan infrastruktur dan perluasan konektivitas; Pembangunan daerah yang berkelanjutan; Pemerintahan yang baik dan bersih didukung oleh sinergitas antar daerah.
Berikut beberapa langkah kebijakan Olly-Steven dalam mewujudkan Visi-Misi Sulawesi Utara:
Peningkatan Kualitas Manusia
Dalam meningkatakan kualitas manusia memiliki program jitu bernama Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK).
Program ODSK terbukti mamapu menaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan menurunnya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Sulut. dimana data Badan Pusat Statistik (BPS), IPM Sulut pada tahun 2015 berada pada angka 70,39 dan pada tahun 2022 menjadi 73,81. Begitu juga dengan TPT Sulut, tahun 2022 turun di angka 6,61 dari 9,03 pada tahun 2015.
“Kita berhasil mengurangi angka kemiskinan, termasuk pengangguran, melalui program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK). Kita pun berhasil meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 73,81 di tahun 2022,” ujar Olly Dondokambey, saat merayakan 7 tahun memipin Sulut, Senin (13/2/2023).
Penguatan Ekonomi
Marijo Bakobong menjadi program andalan dalam mewujudkan misi penguatan ekonomi Sulawesi Utara di bidang Pertanian. Kata “Marijo Bakobog” seakan menjadi spirit kebersamaan Pemerintah dan elemen Masyarakat dalam menghadapi krisis pangan, terlebih inflasi.
“Ajaklah terus masyarakat marijo bakobong. Karena pertanian merupakan penopang ekonomi keluarga dan ekonomi daerah,” ajak Gubernur Olly, saat melantik Hukum Tua (Kepala Desa), beberapa waktu lalu di Wale Ne Tou Minahasa.
Untuk bidang Perikanan bisa dikatakan menggeliat. Data Dinas Perikanan per semester I tahun 2021 (Februari hingga Juli), terdapat capaian dan terobosan serta Inovasi seperti yang dilakukan Olly-Steven, yakni, Restocking benih ikan di laut dan Perairan Umum Daratan sebanyak kurang lebih 255.000 ekor benih; Rehabilitasi Unit Pengelola Ikan/UPI UMKM sebanyak 6 unit di Minut, Manado dan Mitra; Pelayanan online gratis Tanda Daftar Kapal Perikanan (e-TDKP) – 5 GT dan fasilitasi penerbitan pas kecil kapal; Pengembangan sarana dan prasarana pelabuhan perikanan di Pelabuhan Pantai Tumumpa-Manado, Belang-Mitra, Dudepo-Bolmong, Ulu Siau-Kepl Sitaro dan Tanjung Sidupa-Boltim;
Terobosan lainnya, yakni penetapan Peraturan Daerah Sulawesi Utara Nomor 1 Tahun 2017 tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan pulau-pulau kecil tahun 2017-2037, merupakan Perda pertama di Indonesia terkait tata ruang laut. Serta yang paling memukau yakni, pembukaan jalur ekspor langsung/direct call Manado-Jepang (NARITA) yang di mulai pada 23 September 2020.
Pada bidang Pariwisata Olly-Steven berikan perhatian lebih. Itu terlihat dari program pembangunan infrastruktur serta pengadaan fasilitas Pariwisata, yang dikerjakan secara bersinergi dari Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota.
Seperti, pembangunan KEK Likupang-Minahasa Utara sebagai Destinasi Super Prioritas; Pembangunan SMK Pariwisata Daerah Provinsi Sulut; Pembangunan Dermaga Modern Pulau Bunaken-Manado; Pembangunan Malalayang Beach Walk-Manado; Pengadaan Kapal Selam Pariwisata; Renovasi Bandara Sam Ratulangi.
Kini babak baru pembangunan Pariwisata Sulawesi Utara akan segera dimulai. Karena kabarnya, Olly Dondokambey telah mengajukan Proposal Pembangunan Pariwisata untuk tahun 2023 ke Kementrian PUPR, atas petunjuk Presiden Joko Widodo, ketika berkunjung ke Sulut, beberpa waktu lalu.
“Pembangunan pariwisata di Sulawesi Utara akan semakin maju. Kami sangat berterima kasih atas perhatian pak Presiden Joko Widodo,” ujar Olly Dondokambey.
Pembangunan Infrastruktur dan perluasan konektifitas
Pembangunan Jalan Tol Manado-Bitung, Manado Outer Ring Road (MORR) III, Fly Over Boulevard 2 Manado, jalan lingkar Pulau Salibabu dan jembatan Pulau Karakelang-Salibabu di Kepulauan Talaud. Selanjutnya pembangunan ruas jalan raya Bandara-Likupang di Minahasa Utara, merupakan salah satu wujud dari langah Olly-Steven membangun infrastruktur Sulut.
Guna memantapkan arah menuju Gerbang Asia-Pasifik. Sulut akan kembali menggenjot pembangunan infrastruktur. Diantaranya, kelanjutan pembanguan MORR III, Pembangunan Bandara Laloda Mokoagow di Bolmong dan kesiapan rencana pembangunan Jalan Tol Manado-Amurang, serta infrastruktur penunjang Pariwisata.
Pembangunan Daerah yang berkelanjutan
Yang paling terasa dari langkah Olly-Steven mewujudkan Visi-Misi Sulut, yaitu pembangunan yang berkelanjutan.
Dimana, setiap pembangunan yang telah dilaksanakan dan direncanakan pada periode sebelumnya digenjot pekerjaanya agar selesai sebelum masa pemerintahan Olly-Steven berakhir.
Pembangunan Sulut juga didukung dengan Alokasi Pendanaan Pusat sebagai bagian dari Major Project RPJMN 2020-2024, antara lain :
1. Pembangunan pelabuhan perikanan dan fish market bertaraf internasional Likupang;
2. Pembangunan dan penataan pasar di Kota Manado;
3. Normalisasi sungai yang bermuara di Kota Manado;
4. Pembangunan fasilitas pengolahan limbah B3 medis Manado;
5. Pembangunan jalan lingkar Pulau Karakelang;
6. Pembangunan tanggul pengaman pantai di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara;
7. Pembangunan tanggul pengaman sungai Andagile Kabupaten Bolaang Mongondow Utara;
8. Pemenuhan Energi Listrik di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sangihe dan Talaud;
9. Feasibility study pembangunan jalan alternatif Manado-Tomohon;
10. Termasuk di dalamnya pembangunan melalui kerjasama Pemerintah, Perguruan Tinggi, dan Pihak Swasta yaitu Triple-Helix pembangunan ketahanan pangan (food estate) untuk industri peternakan sapi dengan Lokus Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Ruang lingkup antara lain pendirian Institute of Future Farming Systems di Manado dan pembangunan Rumah Potong Hewan.
Pemerintahan yang Bersinergi
Ini yang menjadi kunci kebnerhasilan setiap langkah maju Pembangunan Sulut, yakni Strategi Sinergitas ala Olly-Steven yang kita sudah pernah bahas di artikel Strategi Sinergitas Olly Dondokambey-Steven Kandouw Mampu Hebatkan Sulut.
Sinergitas menjadi langkah jitu dalam menjalankan setiap Program kerja yang memerlukan kerjasama antar daerah mampu pusat dalam menghasilkan karya hebat dalam menjawab setiap tantangan pembangunan di Sulawesi Utara, sehingga tercapainya Visi “Sulawesi Utara maju dan sejahtera sebagai pintu gerbang Indonesia di Asia Pasifik”















