Makasiow.com, Tomohon – Keputusan Presiden Republik Indonesia Pulau nomor 3 tahun 2021, tentang satuan tugas percepatan dan perluasan digitalisasi daerah yang bertujuan mendorong implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD) dan surat edaran menteri dalam negeri nomor 910/1867/sj, tentang, implementasi transaksi non tunai Pemerintah Kabupaten/Kota, Pemerintah Kota Tomohon melaunching Cashless atau pembayaran non tunai di Pasar Beriman Wilken Kota Tomohon, Kamis (01/07/2021).
Hal ini terkait dengan Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat berkembang dengan cepat apalagi di era industri 4.0 ini. Launching Cashless ini ditandai dengan bar scanning,
Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, SH saat melaunching Cashless tersebut menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bank Indonesia, Bank BNI dan PD Pasar Tomohon yang telah berkenan melakukan terobosan penting dalam pemulihan ekonomi melalui elektronifikasi transaksi keuangan di pasar beriman Kota Tomohon.
“Semoga dengan adanya kegiatan ini akan memberikan spirit bagi tumbuhnya motivasi masyarakat untuk memanfaatkan lembaga keuangan perbankan melalui transaksi cashless,” ujar Walikota
Menurut Walikota, launching cashless ini memiliki makna yang sangat penting dalam upaya mendukung pertumbuhan ekonomi khususnya di Kota Tomohon dengan diberlakukannya transaksi non tunai bagi dunia usaha sehingga memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi pembayaran dan pemerintah yang dapat meningkatkan akuntabilitas dan transaksi pengelolaan keuangan daerah.
“Dengan hadirnya cashless qris ini merupakan perwujudan ekosistem digital dalam mendukung percepatan pemulihan ekonomi akibat pandemi covid-19, dan dengan penggunaan qris yang luas akan membantu mendukung perluasan jaringan usaha pedagang,” ucap Senduk
Selanjutnya Ia mengatakan bahwa cashless QRIS sangat memberi manfaat kepada masyarakat lebih khusus saat pandemi covid-19 ini, dengan memberlakukan metode transaksi scan QR menjadi salah satu upaya memutus mata rantai penularan covid-19.
Menurutnya, transaksi non tunai tanpa kartu sangat meminimalisir sentuhan atau kontak langsung dengan media lain dalam melakukan berbagai transaksi, Masyarakat cukup menggunakan satu QR code untuk seluruh transaksi sehingga menjadi lebih efisien, mudah dan lebih aman.
“Saya sangat berharap masyarakat dan pelaku usaha di Kota Tomohon dapat memanfaatkan penggunaan cashless qris secara intensif agar memberikan pelayanan sistem pembayaran yang lebih fleksibel dan banyak manfaat kepada masyarakat yang pada akhirnya akan mendorong laju pertumbuhan ekonomi dan pergerakan arus barang dan jasa di Kota Tomohon,” ujar Caroll Seduk
Selanjutnya Adapun keuntungan dan tujuan penggunaan cashless Qris bagi pedagang, menurutnya yaitu:
- pedagang tidak perlu membawa banyak uang tunai
- pedagang tidak menyediakan uang kembalian
- terhindar dari kehilangan uang, pencurian atau copet
- tidak harus ke bank dan mengantri
- transaksi dilakukan jelas jumlah dan tujuannya
- menghindari terjadinya kesalahan dan/atau penyimpangan dalam pengelolaan keuangan perusahaan.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Penyerahan Wi-Fi gratis dari Bank Indonesia kepada Asosiasi Pedagang Pasar, Penyerahan Program sosial Bank Indonesia, Penyerahan masker dari Walikota kepada Kadis Kesehatan dalam rangka gerakan wajib pakai masker.
Tampak hadir Deputi Direktur Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara Bapak Haratua Pangabean, Pemimpin Wilayah BNI SULUTTENGGOMALUT Bapak Koko Prawira Butar – Butar, Pemimpin BNI Tomohon Bapak Darel Kereh, Wakil Pemimpin BNI Tomohon Ibu Susilawati Buchari, Pemimpin Kelompok Solusi Digital BNI Kantor Wilayah Manado Bapak Densi Sidangoli, Plt Dirut Utama PD Pasar Tomohon Dra Lily Solang MM, jajaran pemerintah Kota Tomohon dan hadirin undangan. (***)















