Makasiow.com, Tomohon – Jovan, Remaja yang dikabarkan terjatuh di air terjun regesan tekaan telu yang berada di kelurahan Tinoor, Senin (21/06/2021) akhirnya berhasil dievakuasi.
Tim penyelamat gabungan dari Tim Sar BPBD Kota Tomohon, Kepolisian Resort Tomohon, Satpol PP Tomohon, serta aparat Pemerintah Kelurahan Tinoor I, dan masyarakat setempat, ikut dalam evakuasi penyelamatan.
Setelah sekitar 5 jam melakukan proses evakuasi, korban akhirnya bisa diselamatkan
Lurah Tinoor satu Steven Karundeng kepada makasiow.com mengatakan posisi korban saat di temukan berada di dasar jurang di lokasi air terjun.
“Saat ditemukan keadaan korban masih dalam keadaan sadar dengan luka yang cukup parah, terluka di kedua kakinya, dan terparah luka di kepalanya, mungkin kalo terlambat evakuasi, tidak tau bagaimana nasibnya karena saat ditemukan korban sudah menggigil lemah karena kedinginan dan luka dikepalanya yang cukup serius” ujar Steven Karundeng
Menurutnya, proses evakuasi sangat sulit karena lokasi yang tidak ada akses jalannya, kedalam jurang sekitar 50 meter, sementara terkendala dengan peralatan yang hanya tersedia seadanya.
“Jadi proses evakuasi hanya dengan menggunakan tali tambang yang di ikat ke korban dan tim bergantian menariknya hingga ke tempat yang aman, selanjutnya tim bergantian menggendongnya hingga ke titik evakuasi” ucapnya.
Menurut Lurah, lokasi tersebut sudah sering terjadi kasus serupa, ia menjelaskan bahwa jalur tersebut sudah dilarang untuk dilewati wisatawan karena banyak memakan korban akibat track yang cukup ekstreem
“Jalur sebenarnya menuju ke lokasi air terjun ada di sebelah, itu untuk tempat wisatanya, bukan disini (TKP-red), sudah berkali-kali jalur bagian ini ditutup tapi masih ada saja ada yang ikuti, mungkin mulai saat ini akan di pagar saja karena tidak bisa kami jaga 24jam” ujar Lurah Tinoor satu, Steven Karundeng ini.
Sementara orang tua korban yang menanti sedari awal proses evakuasi di lokasi, terlihat sedikit legah saat mengetahui anaknya bisa selamat. Tak lupa ayah dari korban berkali-kali mengucapkan terimakasih kepada Tim penyelamat.
“Kami tidak dapat membalas semua usaha yang dilakukan Bapak-bapak semua Tim yang ada, namun kiranya Tuhan membalasnya” ucap haruh orang tua korban.
Selanjutnya, korban langsung dilarikan ke Rumah sakit Daerah Anugrah Kota Tomohon oleh tim medis yang telah bersiaga dengan menggunakan mobil ambulans.
Diketahui, seperti yang diberitakan sebelumnya, melalui Kapolsek Iptu Hence Supit pihaknya mendapat laporan dari seorang teman korban yang datang melapor, bahwa sekira 18.00 korban Jovan Lalanggu (L) umur 15 tahun warga Desa Kawilet, Kecamatan Kauditan, Minahasa Utara, terjatuh ke jurang saat dia bersama 4 temanya turun ke lokasi air terjun Tekaan telu, lalu korban terpeleset dan jatuh kejurang.
“Sekira pukul 18.00 wita, Riva Pointang bersama 4 orang turun ke air terjun Tekaan telu. Korban bersama teman perempuan Riani Dumais mengarahkan jalan ke air terjun namun korban atas nama Jovan Lalangu yang tidak tahu jalan terpeleset dan jatuh ke jurang, pelapor bersama teman-temanya memanggil namun tidak ada jawaban dari korban. Merasa takut, pelapor mencari pertolong kepada warga tinoor dan mengarahkan ke polsek Tomohon utara,” ujar Kapolsek Supit. (*/jud)














