Manado, 5 Maret 2026 Genap satu tahun perjalanan kepemimpinan di Provinsi Sulawesi Utara, Gubernur Sulawesi Utara bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay menegaskan bahwa seluruh capaian pembangunan daerah merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
Peringatan satu tahun masa pengabdian tersebut dipandang bukan sebagai simbol kekuasaan, melainkan sebagai refleksi tanggung jawab dalam memajukan daerah yang dikenal sebagai Bumi Nyiur Melambai.
“Setahun lalu, tepatnya 5 Maret 2025, perjalanan pengabdian saya dan Pak Wagub Victor Mailangkay di tanah Sulawesi Utara resmi dimulai. Bukan soal kursi kekuasaan, tapi ini tentang tanggung jawab moral demi kemajuan Bumi Nyiur Melambai,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa berbagai capaian positif yang diraih selama satu tahun terakhir tidak terlepas dari kontribusi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, tokoh masyarakat, hingga seluruh warga Sulawesi Utara.

“Saya menekankan bahwa setiap capaian positif selama setahun ini adalah hasil ‘kerja keras kolektif’ seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Menurutnya, kepemimpinan yang dijalankan bersama Wakil Gubernur merupakan perpaduan pengalaman yang saling melengkapi, baik dari latar belakang kedisiplinan militer maupun pemahaman hukum dalam tata kelola pemerintahan.
“Dari disiplin militer hingga kearifan hukum, duet ini terus belajar menyelaraskan langkah demi satu tujuan: Rakyat Sulut adalah prioritas!” ujarnya.
Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan yang selama ini menjadi kekuatan sosial di daerah tersebut.
“Dengan semangat Mapalus, mari kita terus rawat kerukunan. Karena tanpa kedamaian, pembangunan sehebat apa pun tidak akan terasa maknanya,” katanya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap semangat persatuan dan gotong royong masyarakat dapat terus menjadi fondasi dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Utara
.














