MAKASIOW NEWS — Media Nasional Tempo melirik sepak terjang Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk dalam memimpin Kota Bunga tersebut.
Tempo kemudian mengundang Caroll Senduk dalam wawancara eksklusif di Sekmen Teras Negri.
Diketahui Tempo merupakan media karya jurnalistik yang kritis didirikan oleh Goenawan Mohamad dan Yusril Djalinus ini.
Dalam wawancara tersebut, Caroll Senduk memaparkan program kerja yang utamanya memberikan konsentrasi mewujudkan misi Tomohon sebagai kota tujuan wisata internasional dan penjaminan masyarakat lebih khusus di sektor kesehatan.
“Tomohon kota kecil di Sulawesi Utara yang memiliki potensi pariwisata dan pertanian, lebih khusus di sektor florikultura yang mumpuni. Nah, dari sini, pemerintah mengemas iven tahunan yang biasa disebut Tomohon International Flower Festival atau TIFF. Bunga Krisan yang sudah dikenal dan endemik di Kecamatan Tomohon Utara. Jadi bahan baku utama dalam pelaksanaan gelaran TIFF yang tahun ini masuk giat ke-XII. Tema TIFF tahun ini, Moving Forward and Getting Stronger atau Bergerak Maju dan Lebih Kuat,” kata Senduk.
Caroll juga mengatakan TIFF selain target kunjungan wisatawan asing, namun juga untuk perbaikan taraf hidup petani bunga serta pelaku UMKM secara bertahap dan berkelanjutan.
“Sejak Tahun 2022 hingga pelaksanaan tahun 2023 lalu. Jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Tomohon meningkat. Mereka nginap dan mengunjungi spot pariwisata yang ada di Tomohon. Ada pengeluaran di sana, baik dalam berbelanja di pasar tradisional, industri kerajinan tangan di Kinilow dan masih banyak lagi dampak baik lainnya. Untuk pelaksanaan TIFF tahun lalu, tercatat kurang lebih ada 300 ribu kunjungan wisatawan mancanegara,” terang Senduk.
Dan yang terpenting Kata Senduk, pihaknya memastikan pelaksanaan TIFF bermula dan bermuara bagi rakyat.
“Petani menanam bunga, dekorator merangkai bunga, hingga UMKM yang menyediakan aneka jasa bisa terdampak akibat TIFF. Dan Tomohon tentunya patut berbangga, karena Kemenparekraf menjadikan TIFF sebagai salah satu dari 100 Calendar of Event, yang tiap tahun digelar pada tanggal 8-12 Agustus,” tambahnya.
Beranjak ke sektor pelayanan publik, Wali Kota Caroll Senduk menjelaskan soal layanan kesehatan di RSUD Anugerah Kota Tomohon yakni Hospital Without Wall.
Masyarakat yang ber-KTP Tomohon pun bilamana mengakses layanan kesehatan dijamin gratis karena sudah terlindungi oleh pemerintah.
“Layanan kesehatan atau kalau diterjemahkan langsung bisa diartikan sebagai layanan rumah sakit tanpa dinding. Ada warga yang sakit, tinggal melapor saja ke Call Centre nanti tenaga medis kita yang datang ke rumah. Apalagi mereka yang berasal dari ekonomi lemah, itu jadi prioritas,” pungkas.
***















